
Medan – Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara melalui keikutsertaannya dalam kegiatan Pembukaan Penilaian Kompetensi Kenaikan Jenjang dan Perpindahan Dalam Jabatan Lain (PDJL) Jabatan Fungsional Bidang Kekayaan Intelektual yang digelar secara virtual.
Kegiatan diawali dengan laporan oleh Tessa Harumdila selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, dan secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani.
Dalam arahannya, Gusti Ayu Putu Suwardani menegaskan bahwa penilaian kompetensi merupakan implementasi sistem merit dalam manajemen ASN yang bertujuan memetakan kemampuan, keterampilan, dan perilaku pegawai secara objektif dan terukur. Penilaian ini menjadi instrumen penting dalam memastikan profesionalisme serta peningkatan kapasitas pejabat fungsional di bidang Kekayaan Intelektual.
Ia juga menekankan bahwa jabatan fungsional di bidang Kekayaan Intelektual memiliki peran strategis sebagai penjaga gerbang kreativitas, yang memastikan setiap karya intelektual memperoleh perlindungan hukum secara optimal. Selain itu, peran tersebut mencakup proses pemeriksaan merek dan paten sesuai ketentuan, serta pemetaan potensi Kekayaan Intelektual di daerah sebagai aset ekonomi yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, seluruh peserta diingatkan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan, khususnya dalam percepatan layanan berbasis digital, serta senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan publik. Peserta juga diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian penilaian dengan penuh kesungguhan dan semangat peningkatan diri.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sumatera Utara, Devina br Tarigan, bersama enam orang pegawai peserta penilaian serta tim kerja kepegawaian.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam membangun SDM yang kompeten, adaptif, dan berintegritas guna mendukung pelayanan publik yang semakin profesional dan berdaya saing di bidang Kekayaan Intelektual.







(Humas/MBD)
